FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MUTU OBAT

Obat yang layak dikonsumsi hendaknya memiliki mutu yang baik. Sehingga konsumen akan mendapatkan kepuasan. Oleh karena banyak faktor yang harus diperhatikan untuk mempertahankan mutu tersebut. Untuk memudahkan mengingatnya bisa di singkat dengan 9M.

1.      Material

Material yang digunakan akan mempengaruhi mutu dari obat. Untuk mendapatkan material yang baik harus dibuat sebuah standar yang harus dipenuhi oleh material tersebut. Selain itu suplayer untuk material tersebut juga harus terpercaya dan setiap material yang di beli harus memiliki certifikat of analisis yang menyatakan keaslian dari material tersebut.

2.      Machine

Untuk menjalankan produksi tentu dibutuhkan peralatan. Peralatan yang tidak terawat dan terkalibrasi akan mempengaruhi mutu dari obat. Oleh karena itu hendaknya dilakukan pengontrolan mesin/peralatan yang digunakan seperti menjaga higienitas, perawatan dan juga dilakukan kalibrasi berkala untuk menjamin keakuratan dari mesin tersebut.

3.      Men

Men yang dimaksud disini adalah manusia (SDM) yang terlibat dalam semua proses produksi obat. Untuk menjamin mutu dari obat, SDM yang terlibat harus memenuhi kualifikasi tertentu. Pimpinan harus melakukan staffing yang benar-benar dibutuhkan dan memenuhi kualifikasi. Untuk meningkatkan kinerja dari pegawai juga harus diberikan penghargaan terhadap pegawai  yang memiliki prestasi sehingga akan lebih giat bekerja.

4.      Money

Keuangan yang memadai akan berpengaruh terhadap kualitas machine, Men (SDM), Method dan material yang digunakan dalam produksi. Semakin besar modal yang dimiliki maka peralatan yang digunakan akan semakin baik, akan semakin banyak pilihan metoda yang digunakan untuk pembuatan tablet, sehingga bisa memilih metoda yang menghasilkan mutu terbaik dan alternative lain jika metoda tersebut tidak dapat dilaksanakan. Dengan modal yang memadai material yang digunakan bisa dengan kualitas yang lebih baik serta pembelian bisa dilakukan dengan jumlah besar sehingga bisa mendapatkan harga yang lebih murah. Dengan uang yang memadai produksi juga bisa dilakukan dalam skala besar, sehingga ongkos produksi juka bisa di tekan.

5.      Manufacturing

Hal yang paling penting untuk mempertahankan mutu obat selama proses produksi adalah pengontrolannya. Adapun hal yang harus dikontrol antara lain peralatan, higienis, semangat kerja karyawan, ventilasi, kelembapan, ruangan, bangunan dan lain-lain.

6.      Management

Management yang baik juga akan menghasilkan obat yang bermutu baik. management ini meliputi keuangan, pemarasan, penyimpanan, produksi, personalia, peralatan dan lain-lain.

7.      Method

Mutu suatu obat tergantung juga kepada metoda yang digunakan untuk pembuatan obat. Metoda yang dipilih harus disesuaikan dengan bahan aktif. Metoda yang digunakan hendaklah bisa menjamin bahan aktif tetap berkhasiat dan tidak ada interaksi yang membahayakan.

8.      Monitoring

Monitoring merupakan hal yang sangat penting untuk menghasilkan mutu yang baik. monitoring hendaknya dilakukan oleh orang yang berkompeten di bidangnya dan memiliki ketelitian yang tinggi. Monitoring mutu biasanya dilakukan oleh bagian Quality Control (QC).

9.      Motivating

Maksud motivating disini adalah semangat para karyawan dalam proses pembuatan obat. Karyawan harus diberikan appreciate yang tinggi (bisa dengan memberikan hadiah dan penghargaan) dan ditanamkan semangat kerja yang tinggi.

This entry was posted in all about farmasi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s